Kata Pengantar

Dengan memohon ampunan kepada Allah swt, serta memohon kasih sayang dariNYA, serta diniatkan untuk beribadah dengan sebaik-baiknya kepada Sang Pencipta Alam, disertai dengan keinginan untuk dapat memahami Al-Quran dengan sesungguh-sungguhnya, maka kami berniat tampil lewat website ini untuk membahas kedalaman dari ayat-ayat Al-Quran. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini mendapat ridho Allah swt.

Motivasi dari dibuatnya website ini adalah karena Al-Quran itu merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Sang Pencipta Alam, yang isi kandungannya sangat luar biasa, berbobot dan merupakan pedoman bagi umat manusia untuk menjalani kehidupan supaya mulia di dunia dan akherat. Oleh karena itu, Al-Quran ini perlu kita kaji, renungkan, dalami serta teliti agar kita dapat memahami akan apa yang diberikan Sang Pencipta Alam kepada umat manusia yang berupa Al-Quran ini. Sehingga diharapkan, kita mampu menangkap dengan seoptimal mungkin akan apa yang diberikan Allah kepada manusia yang tinggal di muka bumi ini, sebagaimna firman Allah dalam surat Al-Muzzamil ayat 5

73_5

Sungguh  KAMI akan melemparkan kepadamu perkataan yang sangat berat

Ada pesan-pesan dari Sang Pencipta Alam kepada umat manusia. Jika Al-Quran dibacakan kepada orang-orang yang berilmu, maka orang yang berilmu tersebut akan sujud menyungkur.  Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Isra’ ayat 107

17_107
Katakanlah: ‘Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud,

Kemudian  orang-orang yang berilmu tersebut tidak hanya sujud, tetapi juga airmatanya mengucur. Banyak bukti bahwa diantara para ilmuan,  ketika mereka membaca Al-Quran, mereka membacanya sambil air matanya bercucuran, karena mereka mengetahui akan kebenaran isi Al-Quran. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Isra’ ayat 109

17_109
Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.

Kemudian di ayat yang lainnya dalam surat Al-Hasyr ayat 21 dikatakan sebagai berikut

59_21
Jikalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.

Kedahsyatan Al-Quran ini perlu direnungkan syukur-syukur kedahsyatan Al-Quran bisa kita buktikan dan rasakan. Tafsir Al-Quran yang dibahas disini akan membahas berkaitan dengan hal-hal yang demikian, yaitu tafsir yang akan menyebabkan kita semakin yakin akan kebenaran Al-Quran serta berakibat menambah keyakinan kita kepada Allah, atau menambah keimanan kita kepada Allah, serta berujung kepada penghambaan secara total dan ichlas kepada Allah. Sungguh Allah lah Sang Maha Hebat. Tentu memahami kehebatan dan kedahsyatan Al-Quran saja belum cukup, kalo tidak diikuti dengan memahami kehebatan dan kedahsyatan dari Sang Pencipta Alam.

Website ini akan kami coba isi dengan berbagai uraian tentang kedalaman ayat-ayat Al-Quran. Dengan membaca Al-Quran diharapkan keimanan kita kepada Sang Pencipta Alam akan semakin lebih meningkat. Diturunkannya Al-Quran ditujukan agar, Al-Quran ini dapat dijadikan sebagai petunjuk kehidupan. Oleh karena itu, Al-Quran ini harus dipercayai benar-benar diturunkan oleh Sang Pencipta Alam, syukur-syukur diyakini kebenarannya dengan ilmu pengetahuan. Al-Quran merupakan firman-firman Allah yang menjadi petunjuk menuju kemuliaan dunia dan akherat. Sebagaimana diungkapkan dalam surat Al-Anfal ayat ayat 2

8_2

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakal.

Meyakinkan diri akan kebenaran Al-Quran ini mutlak diperlukan. Dengan meyakini bahwa Al-Quran merupakan firman Allah yang benar, baik, berbobot dan berkualitas, maka akan semakin memudahkan kita untuk bertawakal kepadaNYA. Bertawakal artinya menyerahkan seluruh jiwa dan raga dalam menjalani kehidupan di dunia ini hanya kepada Allah. Untuk dapat menyakini kebenaran Al-Quran, Allah pun menyarankan agar para jin dan manusia melakukan berbagai penelitian menembus langit dan bumi agar semakin yakin bahwa Al-Quran merupakan kitab suci yang tidak ada keraguan didalamnya. Adapun saran Al-Quran untuk melakukan penelitian akan kebenaran Al-Quran ada pada surat Ar-Rachman ayat 33

55_33

Hai jemaah jin dan manusia, jika kalian sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi (untuk mencari bukti firman-firman Allah), maka lintasilah, kalian tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan

Ayat tersebut menyarankan supaya manusia menggunakan kekuatan berupa ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan berbekal ilmu dan teknologi diharapkan Al-Quran akan mudah dibuktikan dan dirasakan akan kebenarannya. Jika sudah mampu untuk menyakini kebenaran Al-Quran, maka tawakal kepada Allah akan semakin mudah untuk dilakukan.

Mudah2an apa yang kami sampaikan dalam website ini dapat menjadi jalan agar kita semua semakin yakin kepada Allah, tidak cuma yakin akan keberadaan Allah tetapi juga yakin bahwa firman-firman Allah itu benar, berbobot, berkualitas yang berguna sebagai bekal untuk menjalani kehidupan di muka bumi ini, hingga mencapai kehidupan yang mulia dan berkualitas dalam ridho dan kasih sayang dariNYA.